Available courses

mata kuliah ini  meliputi : terminology morfologi, karakter dan karakteristik tumbuhan, klassifikasi tumbuhan tingkat tinggi dengan contoh spesies yang berkhasiat sebagai tumbuhan obat, bentuk dan type  akar, batang, daun, bentuk dan type bunga, buah dan biji. Selain itu mahasiswa dapat memahami struktur bagian dalam dari tumbuhan, bentuk sel, organel dan zat ergastik beserta fungsinya, proses kimia yang terjadi dalam sel, enzim-enzim yang membantu reaksi kimia dalam sel tumbuhan, fotosintesis reaksi umum, mekanisme masuknya energi cahaya kedalam sel tumbuhan, fiksasi CO2 dan metabolisme karbohidrat, respirasi, reaksi umum, pemecahan substrat respirasi menjadi asam piruvat, siklus Kreb’s, pendahuluan farmakognosi, variabilitas dan faktor yang mempengaruhi kualitas bahan alam, standarisasi dan spesifikasi simplisia dan ekstrak,senyawa kimia (metabolit sekunder) yang dihasilkan tumbuhan. 

Matakuliah Biofarmasetika dan Farmakokinetika berisi pokok-pokok bahasan konsep biofarmasetika, kegunaan biofarmasetika, proses biofarmasetika, konsep membran biologis dan mekanisme lintas membran biologis, perjalanan dan nasib obat dalam tubuh; Evaluasi Bioavailabilitas dan Bioekivalensi (BA/BE) obat, parameter bioavailabilitas, dan studi biofarmasetika pemberian sediaan obat melalui (per oral, rektal, kulit, mata, inhalasi, dan parenteral).


Mata kuliah ini  dapat mengenal dan memahami tumbuhan yang meliputi : terminology morfologi, karakter dan karakteristik tumbuhan, klassifikasi tumbuhan tingkat tinggi (Spermatophyta) dengan contoh spesies yang berkhasiat sebagai tumbuhan obat, bentuk dan type  akar, batang, daun, bentuk dan type bunga, buah dan biji. Selain itu mahasiswa dapat memahami struktur bagian dalam dari tumbuhan, bentuk sel, organel dan zat ergastik beserta fungsinya, proses kimia yang terjadi dalam sel, enzim-enzim yang membantu reaksi kimia dalam sel tumbuhan, fotosintesis reaksi umum, mekanisme masuknya energi cahaya kedalam sel tumbuhan, fiksasi CO2 dan metabolisme karbohidrat, respirasi, reaksi umum, pemecahan substrat respirasi menjadi asam piruvat, siklus Kreb’s, pendahuluan farmakognosi, variabilitas dan faktor yang mempengaruhi kualitas bahan alam, standarisasi dan spesifikasi simplisia dan ekstrak,senyawa kimia (metabolit sekunder) yang dihasilkan tumbuhan. 

Farmasi Sosial memberikan pengetahuan kepada mahasiswa tentang permasalahan yang terkait dengan Pelayanan kefarmasian, khususnya di negara berkembang seperti Indonesia. Konsep dan program tentang pelayanan kearmasian berdasarkan pedoman World Health Organization mengenai GPP (Good Pharmacy Practice), serta interaksi social dalam pelayanan kefarmasian.           


deskripsi dari course


Site announcements

(No announcements have been posted yet.)